May 30, 2020

“Labellum Urban” menjadi titik balik kebangkitan karya-karya CASSANDRA sepeninggal Drummer mereka.

Empat tahun berjalan kami terbentuk menjadi sebuah band danmenamai diri sebagai Cassandra. Lahir dan tumbuh di magelang,satu kota kecil tepat di tengah pulau jawa. Tahun 2016 menjaditahun titik lahirnya Cassandra dengan formasi awal Abas (drum),Candra (gitar), Adi (gitar), Sigit (vokal) dan Machin (bass) inisepakat untuk mengusung genre Melodic Death Metal dengansentuhan ciri khas Cassandra. Seiring berjalannya waktu denganbongkar pasang personil yang terjadi David pun masukmenggantikan posisi Adi sebagai gitar.

Tidak butuh waktu lama untuk membangun chamistry antarpersonil, tiba pada tanggal 17 Juli 2017 album perdana yangbertajuk “Sistematis Manipulasi” yang ebrisikan 9 track secararesmi dirilis secara mandiri dengan format CD. Dengan beberapatrack andalan seperti “Idelogi Busuk”, “Genosida Moral” dan“Sistematis Manipulasi” menjadi awal pijakan kami untuk terusberkarya dan terus menyuarakan keserakahan penguasa besertasistem yang menindas. Selain itu album “Sistematis Manipulasi”juga kami rilis dalam format digital pada ahkir tahun 2018 dansudah tersedia di berbagai platform music digital.

Memasuki tahun 2019, kami kembali mempersiapkan materi untukmelahirkan single baru dan mulai masuk ke studio rekaman. Konsepyang diusung dalam materi ini pun masih sama hanya saja kamimemposisikan sebagai sudut pandang yang lain untukmengejawantahkan kegelisahan kami terhadap keserakahan manusiayang melahirkan sistem dan tatanan yang jauh dari kata adil, seluruhelemen yang terlibat tak berjalan seperti hakikatnya, dan berujungkehancuran karena semesta telah murka akibat hukum alam berjalantak semestinya.

“Labellum Urban” menjadi tajuk pilihan single anyar kami. Yangmenceritkan tentang kehancuran alam dan moral manusia yangdimana umat manusia lalai akan sang pencipta. Proses kreatif darisingle ini menggandeng violis Adiyatma untuk mengisi beberapapart di single Labellum Urban. Dari segi lirik ditulis oleh Abassendiri yang dipercaya untuk bertanggung jawab. Single ini dibantujuga oleh gitaris band metal kenamaan Magelang ( Darkside ) untukurusan recording.

Single ini pun menjadi fase tersulit bagi temen-temen Cassandrakarena sang Founder, Father dan sekaligus drummer dari Cassandra“Abas” harus dipanggil oleh sang pencipta. Kami tak penahmenyangka bahwasanya karya ini ( Labellum Urban ) menjadi karyaterakhirnya bersama band yang telah dielu-elukan dan membesarkannamanya. Alm. Abas sendiri mengisi part orasi dalam lagu ini.

Dengan keadaan masih berduka, kami tetap melanjutkan dan terusakan tetap berkarya untuk meneruskan cita-cita yang diimpikanbersama-sama dan oleh almarhum. Tak butuh lama untuk mengisikekosongan drum, kami pun meletakkan keksongan itu pada sahabatkami Tri Anggoro yang juga sebagai drummer Darkside. SingleLabellum Urban sudah bisa kalian nikmati di berbagai platformmusic digital dan rilisan fisik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *